Sabtu, 22 Oktober 2011

Jika yang terjadi adalah seperti ini


Apa yang anda pikirkan dari kedua gambar tersebut???
Yup, keadaan yang sangat kontras. Dimana gambar pertama mencerminkan seorang anak yang kelaparan dan sedang kekurangan gizi sedangkan gambar kedua mencerminkan seorang anak yang menderita obesitas.

Beban ganda itulah yang sedang dihadapi oleh negara kita. Dimana angka penderita kekurangan gizi semakin meningkat diikuti juga oleh kenaikan angka penderita gizi lebih.
Apa sebenarnya masalah gizi??
Masalah gizi dibagi menjadi dua yaitu masalah gizi kurang dan masalah gizi lebih
  • Masalah gizi kurang terdiri dari  masalah KEP (kekurangan energi protein), anemia gizi besi, KVA (kekurangan vitamin A), dll
  • Masalah gizi lebih yaitu permasalahan obesitas
Kenapa bisa terjadi seperti ini??
  • Masalah gizi kurang secara langsung diakibatkan oleh rendahnya intake dan jika kita mengoreknya lebih dalam kita dapat mengetahui bahwa penyebabnya tidak lain karena rendahnya jangkauan masyarakat yang diakibatkan oleh masalah ekonomi, ketidaktahuan masyarakat mengenai masalah gizi, dan masalah food taboo.
  • Masalah gizi lebih yaituy obesitas secara langsung diakibatkan oleh tingginya intake zat gizi namun output berupa keluaran energi sangat rendah, sehingga terjadi ketidakseimbangan dan jika kita mengoreknya lebih dalam kita dapat mengetahui bahwa penyebabnya tidak lain karena ketidaktahuan mengenai masalah gizi, daya beli meningkat, promosi makanan, kemudahan/ tersedianya fasilitas, masalah psikis, dan masalah hormonal.
Indonesia merupakan negara yang berkembang yang penduduknya kalau disensus setiap 10 tahun sekali jumlahnya terus meningkat, meskipun ada program Keluarga Berencana. Meningkatnya jumlah penduduk juga akan mempengaruhi keadaan ekonomi masyarakat.  Hal ini mengakibatkan yang kaya menjadi semakin kaya sedangkan yang miskin menjadi semakin miskin. Tentu saja keaadaan seperti itu akan berpengaruh pada pemenuhan gizi mereka. Bagi mereka yang mempunyai kemampuan rendah tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dan kecukupan gizi mereka. Sedangkan kita lihat mereka yang mempunyai kemampuan tinggi, mereka samapai berlebihan memenuhi kebutuhan dan kecukupan gizi mereka.
Selain masalah ekonomi kita dapat melihat dalam penyebab permasalahan gizi kurang dan lebih adalah tingkat pengetahuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka. Masyarakat sering kali tidak mempedulikan apa yang mereka makan, mereka hanya memikirkan "pokoknya perut kenyang". Mereka tidak mengetahui zat gizi apa dan takaran zat gizi yang harus mereka konsumsi tiap harinya yang penting kenyang.
Maka dari itu PR bagi kita semua bukan hanya pemerintah adalah lagi- lagi masalah ekonomi dan masalah peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai masalah- masalah kesehatan.

2 comments:

Fukumitsu mengatakan...

Bagi sahabat2 kita yang kurang mampu, mereka tidak memikirkan apakah makanan yang mereka makan bergizi apa tidak, asalkan dapat mengisi perut, itu sdh lebih dari cukup buat mereka.

Ini memang masalah yang sangat berat untuk diselesaikan, tapi sy tidak ingin selalu menyalahkan Pemerintah Karena masalah kurang gizi ini adalah masalah kita semua.

Artikel yang sangat bagus ^_^

rizki_ris mengatakan...

makasihhhh ^^
Betulll sekali apa lagi kita sebagai generasi muda kita harus selalu dituntut berpikir kreatif dan inovatif untuk memecahkan masalah2 tersebut...
Kita jangan selalu menuntut kepada negara tanpa ada usaha dari kita..
karena itu sama dengan Omdo... ^^

Posting Komentar

Terima kasih atas komentarnya ^^

Template by:
Free Blog Templates